Jumat, 09 Februari 2018

Community Based Tourism (CBT)

1. Ide Dasar
Di tengah globalisasi, komunitas lokal tidak bisa terus menerus hidup secara terisolasi. Masyarakat Thailand dan komunitas lain misalnya telah mandiri dan semakin bergantung pada kehidupan diluar. dampaknya menimbulkan perilaku materialisme dan konsumerisme serta kehancuran sumber daya alam. Untungnya masih ada masyarakat yang sadar terhadap pentingnya konservasi sumber daya alam dan pemerintah juga membuka kesempatan bagi masyarakat Thailand untuk menggunakan pendapat mereka. Lewat pariwisata, orang-orang dari berbagai latar belakang berbagi perbedaan budaya mereka dan berkontribusi melakukan pemberdayaan masyarakat.

2. CBT (Community Based Tourism)
Wisata berbasis masyarakat adalah jenis wisata yang memperhatikan dampak kegiatan wisata terhadap lingkungan bukan mengutamakan profit. CBT muncul dari komunitas yang menggunakan pariwisata untuk memperkuat kemampuan organisasi. 
Prinsip CBT:
- Mengakui, mendukung dan mempromosikan komunitas pariwisata
- Melibatkan seluruh masyarakat 
- Mempromosikan kebanggan masyarakat
- Meningkatkan kualitas hidup
- Memastikan kelestarian lingkungan
- Mempertahankan karakter dan budaya daerah
- Meningkatkan pembelajaran lintas budaya
- Menghormati perbedaan masyarakat
- Membagikan keuntungan secara adil antara anggota masyarakat
- Berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat

Pariwisata memiliki beberapa komunitas dengan peran yang berbeda . CBT, CBET (Community Based Eco Tourism), Agrotourism, Ecotourism, Adventure Tourism dan Homestay. Sebagian besar komunitas hanya dijadikan alat pemasaran untuk meyakinkan pariwisata berbasis ramah lingkungan. 
Elemen kunci  CBT:
- Sumber daya alam dan budaya
- Organisasi masyarakat
- Pengelolaan 
- Pembelajaran

3. Istilah dan Definisi untuk Tipe-tipe CBT
- Ekowisata bertujuan untuk meningkatkan kesadaran antara semua pihak untuk menciptakan    pariwisata berkelanjutan dan ramah lingkungan. Unsur dari ekowisata yaitu situs, pengelolaan, proses dan kegiatan, dan partisipasi.
- Kunjungan singkat yaitu berupa kunjungan selama beberapa jam ke masyarakat lokal
- Homestay merupakan salah satu jenis wisata yang mempromosikan interaksi antar tuan rumah dan wisatawan.

4. CBT dan Perkembangan Komunitas
CBT dimaksudkan sebagai alat pengembangan masyarakat dan lingkungan konservasi. Ada 5 prinsip yang menjadi aspek utama yaitu ekonomi, sosial, politik, lingkungan dan budaya.

5. Proses Perkembangan Fasilitas CBT
Meskipun penting membangun rasa percaya diri dari komunitas, ini bukan tahap spesifik. Tahap lainnya diantaranya:
- Memilih destinasi
- Studi kelayakan kerjasama
- Visi dan tujuan masyarakat
- Mengembangkan rencana untuk mempersiapkan masyarakat
- Manajemen organisasi
- Program tur
- Pelatihan guide
- Rencana pemasaran
- Evaluasi 

Kamis, 08 Februari 2018

Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan atau empowerment memiliki arti kekuatan. Pemberdayaan masyarakat berarti upaya peningkatan martabat lapisan masyarakat yang tidak mampu melepaskan diri dari keterbelakangan. Intinya adalah upaya memandirikan masyarakat.
Indonesia memiliki banyak desa wisata yang berpotensi tetapi belum dikembangkan secara maksimal. Ada faktor yang mempengaruhi seperti rendahnya pendidikan masyarakat dan tidak adanya kepedulian untuk mengembangkan. 

Upaya yang dapat dilakukan untuk memberdayakan masyarakat diantaranya:
1. Memberi kekuatan
2. Membiarkan masyarakat menguasai dan menggunakan kekuatan tersebut
3. Distribusi ulang daya

Ada 3 tahap utama dalam pemberdayaan masyarakat:
1. Pemungkinan (enabling)
Bisa diartikan sebagai usaha membuat inovasi baru. Sebagai contoh, desa wisata A memiliki potensi dalam bidang peternakan. Banyak warga desa yang memelihara domba untuk diambil susu dan dagingnya. Belum ada inisiatif dari mereka untuk memulai industri tekstil dengan memanfaatkan bulu domba untuk dijadikan benang wol.
2. Penguatan (strengthening)
Berarti sudah ada inovasi tetapi belum bisa menunjang aspek lain misal perekonomian. Bentuk dari penguatan misalnya desa wisata A sudah memproduksi benang wol sebagai salah satu produk mereka. Sebagai upaya pemberdayaan, warga desa tersebut dapat diberi pengarahan untuk menjadikan benang wol tersebut menjadi sesuatu yang lebih memiliki harga jual tinggi misal dibuat kain yang memiliki motif khas desa tersebut. 
3. Perlindungan (protecting)
Bertujuan untuk melindungi produk atau inovasi yang telah diciptakan dengan cara mempatenkan atau mendaftarkan hak cipta. Selain itu, perlindungan dapat dilakukan dengan cara meneruskan usaha di desa wisata tersebut secara turun temurun agar tidak hilang.

Pembangunan sejatinya adalah pemberdayaan. Ketika masyarakat semakin mampu memenuhi kebutuhannya, maka kualitas dan daya saing yang dimiliki akan semakin besar.

Ada 4 prinsip dalam pemberdayaan masyarakat yang harus dipenuhi:
1. Kepemimpinan
Maksud dari kepemimpinan adalah adanya pihak yang menggerakkan masyarakat. Dalam hal ini bisa disebut sebagai pengurus desa. 
2. Kemitraan
Dapat diartikan sebagai kerjasama yang terjalin antara warga desa dengan pihak lain misalnya investor atau mahasiswa yang sedang melakukan KKN terkait pemberdayaan masyarakat.
3. Patungan
Yaitu sistem iuran sama rata antar warga desa yang telah disepakati sebelumnya.
4. Keswadayaan
Keswadayaan adalah kondisi dimana warga desa mau mengembangkan desa mereka secara sukarela dan mandiri.

Inti dari pemberdayaan masyarakat adalah proses dimana masyarakat bekerja sama untuk memperbaiki tatanan sosial mereka agar dapat meningkatkan kualitas dan daya saing. Keberadaan pihak lain sangat penting sebagai penggerak awal agar masyarakat maju dan mencapai tujuannya.